Gereja Katolik Santa Maria Immaculata Pelambua

Panitia Pembangunan Gereja Katolik Stasi Santa Maria Immaculata Pelambua

Terima Kasih Atas Dukungan dan Doa Restu, Dari Bapak/Ibu/Saudara/Saudari Sekalian, Tuhan Memberkati

Minggu, 30 Desember 2012

Gereja Katolik Raha

1 Abad
Menyongsong
Gereja Katolik (Di Raha)
Kevikevan Sulawesi Tenggara
Keuskupan Agung Makassar


Roh Kudus bertiup kemana iya mau, beni-beni iman kristiani mau tumbuh dimana-mana. P.F. Voogel, SJ mencoba mendirikan Gereja Katolik dekat teluk Kendari. Beliau tiba di Sulawesi Tenggara tahun 1885. Beliau mencoba membuka misi di Kendari pada bulan Oktober 1885 dengan mendidik beberapa anak dan menanamkan nilai-nilai kekristenan sambil mempersiapkan sakramen baptis, tetapi rencana itu harus dihentikan pada bulan September 1887 karena Raja-Raja di Kendari dan pemerintah baru tidak mendukung misinya. Oleh kerena itu, percobaan untuk mendirikan stasi misi di Kendari dianggap gagal Namun P. Voogel, SJ sebelum meninggalkan teluk Kendari sempat membabtis dua orang dewasa pada Hari Raya Paskah tahun 1887 (sayangnya tidak tercatat siapa kedua orang itu).

Sejak tahun 1909 sudah ada beberapa orang Katolik di Muna sebelum pastor-pastor Jesuit tiba mengunjungi daerah tersebut. Mereka itu adalah orang-orang yang berasal dari Flores, Kei dan Filipina yang bekerja diperusahaan kayu di Raha yang kemudian menyebar ke Buton dan juga mencoba menanamkan beni-beni iman Katolik di sana.

Meskipun Gereja telah mencoba dan merintis sejak tahun 1885, namun tonggak sejarah permulaan pertumbuhan Gereja dimulai tahun 1912 yang ditandai dengan babtisan pertama yang tercatat di Raha, yakni anak dari David Salmon Pella dan Yakob Moeal yang bernama Salmon pada 12 September 1912 yang dilayani oleh P.J. Onel, SJ (buku babtis Raha no. 1 reg. I). Dan seiring dengan pertumbuhan umat maka pada tahun 1928 didirikanlah sekolah misi pertama, kini disebut SD Misi Katolik Raha dan kemudian SMP Katolik Raha (1955) yang telah berbuat banyak bagi masyarakat di tana Muna.

Pada tanggal 15 September 1929, P. Spelz, MSC mendapat izin dari pemerintah kolonial untuk bertempat tinggal di Raha. Pastor-Pastor MSC (Misionaris Hati Kudus Yesus) berkarya sampai kedatangan P. Van V. D. Eerenbeemt, CICM (kongregasi Hati Maria Tak Bernoda) di Muna pada tanggal 15 Juli 1937.

Pada tanggal 1 November 1931 Suster-suster dari JMJ datang membantu di bidang kesehatan pada rumah sakit daerah di Raha. Dalam bidang kesehatan, hadirnya sosok Pastor dr. C. Lemmens, CICM yang mana orang sering memanggilnya dokter Lemens. Ia telah menorehkan tinta emas bagi rumah sakit daerah di Raha (1965 - 1974) hingga wafatnya dan dimakamkan di Kendari.

Seiring dengan perkembangan Gereja di Muna, misi Gereja kembali diarahkan kembali didaratan Kendari oleh para Misionaris CICM, dimana sejak tahun 1934 sudah ada beberapa orang Katolik yang datang, tinggal dang bekerja disana.

Mulai dasawarsa 60 - 70 an didirikanlah beberapa Gereja hingga wilayah Kolaka. Dan untuk menunjang misi ini, didirikan sekolah-sekolah Katolik, yakni TK Kuncup Mekar, SD Pelangi dan SMP Frater yang amat membanggakan karena diminati oleh masyarakat Kendari.

Setelah M. Aarts, CICM berkarya selam 27 tahun dan meninggalkan Muna tahun 1985, maka pada tahun itu pula Bumi Anoa Sulawesi Tenggara telah dilayani secara penuh oleh imam-imam pribumi, kendati sudah ada imam pribumi yang berkarya sebelumnya.

Kini Sulawesi Tenggara telah menjadi Kevikevan (dulu Regio)dengan 7 paroki (data 2008 - 2009), yakni :
Paroki St. Paulus Bau-Bau : 3 stasi (680 jiwa)
Paroki St. Mikael Labasa : 6 stasi (3539 jiwa)
Paroki St. Yohanis Pemandi Raha : 7 stasi (1323 jiwa)
Paroki St. Fransiskus Xaverius Sodohoa : 14 stasi (1629 jiwa)
Paroki St. Clemens Mandonga : 6 stasi (2531 jiwa)
Paroki Roh Kudus Unaaha : 10 stasi (881 jiwa)
Paroki St. Clemens Kolaka : 12 stasi (4850 jiwa)

Selain itu ada pula Kongregasi JMJ (Yesus Maria Yosef) yang berkarya di dunia pendidikan, kesehatan dan karya pastoral. Juga Kongregasi HHK(Hamba Hamba Kristus)yang berkarya di bidang pendidikan dan karya pastoral.

Melalui semangat kebersamaan dan cinta kasih didalam panduan karya Roh Kudus, mari kita hadirkan Kerajaan Allah di Bumi Anoa.


oleh : P. Piet Majina La Oji & P. Cakra